tips photo air terjun – waterfall

tertarik memfoto air terjun? ternyata tak segampang yang dibayangkan lho. karena sifat air sebagai motion elemen, dan high contrast, memaksa kita harus jeli-jeli matering waktu (sebagai konsekuensi dari gerakan air) dan matering exposure (sebagai konsekuensi dari high contrast dari air itu sendiri). nah dua itu kuncinya.IMG_4299copy2

saya pribadi lebih suka menghasilkan gambar yang memperlihatkan flow atau gerakan air, bukan hanya menjadikan efek salju/kapas pada air tersebut. karena efek flow air lebih susah dari pada efek kapas. untuk menghasilkan efek flow air yang bagus, perlu didapatkan matering waktu yang baik pula. bisa dikatakan matering flow air berkisar antara sepertiga (1/4) detik sampai dengan 3 detik, tergantung dari seberapa deras aliran air itu sendiri. oleh karena itulah kebutuhan tripod adalah suatu keniscayaan.

tak kalah pentingnya adalah matering exposure. air memang unik, dia lebih banyak memantulkan cahaya dari pada benda sekitarnya. jika fokus diberikan pada air, maka biasanya sekeliling air akan cenderung under. berangkat dari sini, lebih baik fokus tidak diarahkan pada air itu sendiri melainkan di tujukan pada benda sekililing air, misalnya batu atau dedaunan yang dirasa punya matering rata rata.

ada tambahan untuk menghasilkan exposure yang pas. filter sebagai jawabannya, khususnya filter ND. tapi anda juga dapat menggunakan filter CPL, atau kombinasinya. jika hanya menggunkan filter CPL terpaksa kita harus mencari waktu terbaik, harus pagi atau sore sekalian. jika punya beberapa filter ND tentu akan lebih membantu.IMG_4333copy

mental yang perlu diingat adalah kita harus sering sering menarik nafas panjang, pasalnya kita sering ‘terlena’ dengan keindahan alam waterfall. sehingga kita sering lupa teknis pengambilannya.

semoga berhasil …!! nb : photo-photo ini diambil di jumog, masih sekitar tawangmangu, karanganyar, solo, jawa tengah.

    • de
    • September 19th, 2010

    poer…klo make kamera pocket apa mungkin bisa ngasilin gambar gini untuk kasus air terjun (air yang bergerak)? thanks info na..

      • iphoer
      • September 19th, 2010

      bisa wi, pakai tripod ya… intinya waktu sekitar 1/4 detik – 3 detik, coba agak gelap/sore

    • gozali
    • April 3rd, 2011

    @ De: saya pernah motret cuman pake kamera hape SonEr K790i, hasilnya air terjun mirip kapas juga.
    @ mas iphoer: wah trims advisnya, jadi fokusnya harus ke benda sekeliling ya (y)

      • iphoer
      • April 7th, 2011

      Sip! Sama sama, sharing is caring

  1. Post yang keren dan mendetail mengenai teknik kamera.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: